MOTIVASIKU

Sudahkan Anda Menentukan Tujuan Hidup Anda?

Konon, ada dua alasan yang membawa orang ke San Fransisco: untuk menikmati liburan yang menyenangkan atau untuk mengakhiri kehidupannya.  Dan seorang balerina kaliber dunia pernah datang untuk alasan yang kedua. Ia merasa hidupnya hampa. Segala popularitas dan kekayaan yang diperolehnya tidak memberikan kepuasan bagi jiwanya. Dan ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Ia terjun bebas dari atas Golden Gate dan bermaksud untuk membiarkan dirinya hanyut ke laut menyongsong ajal. Seorang pemuda lugu yang melihat kejadian itu langsung ikut melompat menolong si balerina dari perbuatan bodohnya. Sayang, si pemuda lupa bahwa ia tidak dapat berenang. Balerina yang melihat sang pemuda yang berjuang untuk tetap hidup dan kebetulan mahir berenang segera merubah keputusannya dan berusaha untuk menolong anak muda itu. Mereka berdua akhirnya berhasil diselamatkan.

Dalam kesaksiannya yang dimuat pers waktu itu, si balerina sangat berterima kasih kepada pemuda yang “diselamatkannya” itu. “Saya putus asa karena kehilangan tujuan hidup. Pemuda itu dengan tindakannya menolong saya unutk menemukan kembali tujuan hidup saya. Mulai sekarang saya akan mengabdikan diri dalam usaha – usaha menolong orang yang memerlukan” kata balerina tersebut.

Kisah tersebut menunjukan makna penting dari sesuatu yang sulit kita perbincangkan: tujuan hidup atau kompas batin. Deepak Chopra menyebutnya sebagai Dharma sebuah kata dalam bahasa Sansekerta yang berarti “tugas hidup” atau “tujuan hidup”

Sahabat blog pengembangan diri, sudahkah anda menemukan dan menentukan tujuan di dalam hidup anda? Bila belum, kini saatnya untuk memikirkan kembali apa – apa yang ingin anda capai dalam hidup ini. Tujuan hidup anda (apapun itu) haruslah jelas. Semakin jelas semakin bagus. Karena kata David Starr Jordan “Dunia ini memberikan jalan kepada mereka yang memiliki tujuan hidup yang jelas”

Karena itu, sekaranglah saatnya untuk menentukan apa tujuan hidup anda. Tulis dan catatlah apa – apa yang menjadi impian dan tujuan hidup serta tentukan ingin menjadi apa diri anda 1, 5, 10, atau 20 tahun mendatang. Selain jelas, tujuan hidup juga harus detail dan divisualisasikan secara emosionil sehingga alam bawah sadar kita memiliki gambaran yang jelas kemana anda ingin mengarahkan hidup anda. Semakin jelas, detail dan emosionil tujuan hidup anda, maka semakin jelas dan kuat pula respon yang akan diberikan olah alam bawah sadar kita sehingga segala energi yang ada dalam diri kita akan dikerahkan secara optimal mewujudkan sukses dan apapun yang kita yakini. Karena kenapa? karena 87 % kehidupan kita dikuasai olah alam bawah sadar (subconscious mind).

Olehnya itu, tidak peduli apakah target dan tujuan hidup anda itu rasional atau tidak, realistis atau tidak yang penting anda tentukan dulu. Dan jangan lupa setelah menentukan tujuan hidup anda ANDA TULIS KENAPANYA karena jika kenapanya jelas maka bagaimananya akan datang dengan sendirinya. Jika alasannya kuat maka cara dan langkah untuk kesana akan menjadi semakin mudah.

Sahabat, sudahkan anda menentukan tujuan hidup anda?

Sudah Benarkah Doa Yang Anda Panjatkan Selama Ini?

Dikisahkan bahwa suatu ketika ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu. Sebab ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri sebab memang begitulah peraturannya.

Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tidak istimewa. Namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya mobil Mark-lah yang paling tidak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya. Yah, memang mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Mark bangga dengan itu semua. Sebab mobil itu buatan tangannya sendiri.

Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka sekencang – kencangnya. Di setiap jalur lintasan telah siap 4 mobil dengan 4 pembalap kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan jalur terpisah diantaranya.

Namun sesaat kemudian, Mark meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak berkomat – kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam dengan tangan bertangkup memanjatkan doa. Lalu semenit kemudian ia berkata “Ya, aku siap!”

Dor. Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat – kuat. Semua mobil itupun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak – sorai, bersemangat dan menjagokan mobilnya masing – masing.

“Ayo…ayo…cepat…cepat…maju…maju”, begitu teriak mereka. Ahha… sang pemenang harus ditentukan. Tali lintasan finish pun telah terlambai. Dan… Mark lah pemenangnya. Yah, semuanya senang begitu juga Mark. Ia berucap dan berkomat – kamit lagi dalam hati “Terima kasih.”

Saat pembagian piala tiba Mark maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahkan, ketua panitia bertanya “Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan?” Mark terdiam. “Bukan, Pak. Bukan itu yang aku panjatkan” kata Mark. Ia lalu melanjutkan “Sepertinya, tak adil untuk meminta pada Tuhan untuk menolongmu mengalahkan orang lain. Aku hanya bermohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis, jika aku kalah.” Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan.

Sahabat, terkadang dalam hidup ini kita kerap berdoa. Tetapi lebih sering doa kita tampaknya tidak terkabul. Adakah yang salah dengan doa kita? Ataukah Tuhan memang tidak mau mengabulkan doa kita? Mungkin kita perlu berhenti sejenak. Mengambil waktu menginstropeksi diri, mengevaluasi perjalanan hidup kita. Karena barangkali diantara doa – doa yang kita panjatkan terselip keinginan – keinginan yang boleh jadi tidak adil bagi Tuhan dan orang lain.

Ingat, Tuhan mungkin menunda tetapi Dia tidak pernah menolak. Inilah yang harus anda pahami. Mark telah memberikan contoh bagaimana semestinya doa yang benar itu. Doanya Mark mengingatkan saya pada sebuah penggalan doa dari seorang bijak yang berkata…

“Tuhan, berikanlah aku keberanian untuk merubah apa yang bisa aku rubah. Berikanlah aku kesabaran untuk menerima apa yang tidak bisa aku rubah. Dan berikanlah aku kebijaksanaan dan hikmah untuk membedakan keduanya.”

 

The Power of Kepepet

Namun untuk dapat menemukan bakat dan potensi unik yang ada dalam diri kita tidaklah mudah. Perlu usaha, upaya dan ACTION yang ekstra luar biasa agar potensi – potensi tersebut dapat dideteksi, diasah, untuk kemudian dilejitkan.

Untuk sukses sekali lagi kita perlu senantiasa menciptakan dan menumbuhkan semangat dan motivasi serta aksi yang konsisten dan persisten. Namun kita sadar bahwa untuk tetap bisa konsisten dan termotivasi setiap saat tentu tidak mudah. Karena kita adalah manusia yang memiliki motivasi yang kadang pasang kadang surut. Maka ketika api motivasi itu redup, kita perlu mencari cara dan alternatif lain agar bara api motivasi itu dapat selalu menyala. Salah satunya dengan menggunakan rasa kepepet yang ada dalam diri kita.

Ada sebuah kekuatan yang luar biasa ketika kita menghadapi kehidupan yang menyebabkan kita ‘terpojok’ sehingga menjadi kepepet. Orang – orang yang kepepet dan bisa memodifikasi keterpepetannya akan menemukan aneka keindahan dalam hidupnya.

Contoh rasa kepepet yang diarahkan secara positif dan produktif adalah seperti apa yang dialami R.A. Saparinah Sahid. Sakit kanker menuntutnya membuat lukisan parca. Keberanian menghadapi penyakit membuatnya menemukan kemampuan yang luar biasa. Sebuah keterpepetan yang tetap dipertahankan dan mampu memunculkan keberkahan.

Seorang Saparinah Sahid yang sudah enam kali melakukan operasi kanker selalu mencoba untuk membuat pelarian diri yang produktif ketika tidak tahan menahan sakit kanker payudaranya. Saat rasa sakit datang, secara refleks beliau mengambil tripleks, gunting, lem dan bahan – bahan yang berada di ruang tamu yang dapat dipakai untuk membuat kerajinan bunga.

Saparinah tidak tahu penyebab penyakit kankernya itu. Beliau terkena kanker sejak usia 36 tahun. Pada tahun 1967 dioperasi lagi. Lalu berturut – turut pada tahun 1977 dan 1982.

Satu hal yang menarik dan luar biasa adalah kondisi kepepet yang dialami Saparinah digunakan untuk membuat lukisan kain perca. Membuahkan berkah dan manfaat besar bagi orang lain. Seratus karya yang telah dihasilkannya — yang sebagian besar telah terjual — hasil penjualannya sebagian besar digunakan untuk biaya operasional Sekolah Luar Biasa yang beliau kelola.

Sakit yang ‘dilarikan’ ke produktivitas sungguh dapat membuahkan karya yang luar biasa dan tentunya bisa digunakan kembali untuk menolong orang – orang yang membutuhkan.

Tentu kita tidak perlu menunggu untuk sakit dan kepepet dulu untuk menghasilkan karya. Namun pelajaran terbesarnya adalah bahwa manusia benar – benar makhluk yang biasa! Setiap potensi yang ada dalam diri — termasuk rasa kepepet ini — dapat menjadi sebuah kekuatan yang dapat memungkinkan apa – apa yang tidak mungkin. Karena setiap ketidakmungkinan adalah jalan lebar untuk mewujudkannya menjadi mungkin jika disikapi secara positif. itulah The Power of Kepepet.

Inilah 3 Langkah Sederhana Untuk Merubah Hidup Anda!

Ada yang mengatakan bahwa hidup itu adalah roda yang berarti kadang kita berada dibawah kadang pula kita berada diatas. Ada pula yang mengartikan bahwa hidup itu adalah sebuah pertandingan dimana pada akhirnya yang kuat dan terujilah yang bisa bertahan dan survive.

Apapun defenisi anda tentang hidup, hidup tetap harus dijalani karena hidup akan terus berlanjut. Hidup itu anugrah Tuhan yang harus disyukuri dan tidak boleh disia-siakan karena didalamnya tersimpan tanggung jawab yang tidak kecil.

Yang jelas hidup itu harus terus berubah. Berubah menjadi lebih baik dari hari ke hari. Bahkan bila perlu dari jam ke jam atau dari menit ke menit selanjutnya. Terdengar ideal memang. Tetapi tidak mudah. Namun ini adalah suatu harga mati yang tidak bisa ditawar – tawar lagi jika anda ingin sukses.

Ada 3 langkah sederhana yang bisa membantu anda merubah hidup anda. Ingin tahu apa saja? Mari kita simak bersama…

1. Temukan seorang yang telah sangat sukses di bidang dimana anda ingin menjadi dan pelajari serta tirulah langkah – langkahnya niscaya anda pun akan sukses

Jika kemarin anda dapat menulis 1 artikel misalnya, maka usahakan hari ini anda dapat menyelesaikan paling tidak satu setengah lembar atau dua artikel. Lebih banyak lagi lebih baik. ini hanyalah contoh yang paling simpel dan anda dapat menyesuaikan dengan situasi dan kebutuhan anda sendiri. Dan kualitas ini tidak terbatas hanya pada pekerjaan semata tetapi juga pada kualitas pendidikan, kepribadian, kepedulian, hubungan dengan sesama, hubungan dengan Tuhan, dan seterusnya.

2. Berkomitmen untuk terus berusaha menjadi 1% lebih baik dari hari ke hari

Air bisa melubangi batu yang sangat keras bukan karena kekuatannya tetapi karena konsistensinya berusaha menjadi lebih dan lebih lagi dari hari ke hari. Anda juga harus senantiasa berkomitmen terhadap diri anda sendiri untuk selalu belajar untuk berubah lebih baik minimal 1% saja dari hari ke hari.

3. Terus belajar dan terus menaikkan standar hidup anda dari hari ke hari

Orang sukses senantiasa belajar dan menaikkan standar hidup mereka. Mereka percaya bahwa hidup dan kesuksesan tidak mengenal kata final dan garis akhir. Oleh karena itu kita pun harus senantiasa terus belajar dan menaikkan standar hidup kita agar setiap hari kita senantiasa tumbuh dan berkembang secara kualitas mental, intelektual, spiritual, financial dan material semoga🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s